Jumat, 22 Juni 2012

Merosotnya kualitas lagu pujian Kristiani



Sebuah lirik lagu oleh UX Band yang sangat memberkati dan menguatkan saya lebih dari lagu pujian manapun yang bertemakan mujizat atau masalah. Mustinya, menurut saya pribadi, semua lagu yang dinyanyikan dalam ibadah umum haruslah bertemakan pujian dan pengagungan seperti ini SAJA. Janganlah kita membawakan lagu-lagu yang bertemakan masalah atau berkat. Mungkin maksudnya baik yaitu untuk mengidentifikasikan jemaat agar mempermudah datang kepada Tuhan. Namun kalau hal ini dibiarkan berlarut-larut akan meracuni iman jemaat.

Janganlah kita membawa jemaat kepada hal-hal yang mengalihkan fokus mereka dari Tuhan. Hal ini akan membuat iman jemaat menjadi tidak sehat dan meninabobokkan mereka dalam dongeng-dongeng semu, atas nama Tuhan. Namun berbeda dengan lagu UX band yang berjudul "B`ri Puji" ini. Dalam lagu tersebut tidak ada kata "ku", "aku", dan semua yang berasosiasi dengan berkatku, mujizatku, anugerahNya bagi"ku". Semua kata-kata berfokus pada Tuhan saja! Lihatlah ini...

B’RI PUJI, B’RI HORMAT BAGI YESUS YANG DUDUK DI TAHTA BERKUASA, MULIA S’GALA BANGSA ’KAN DATANG MENYEMBAH

REFF: HALLELUYA… HALLELUYA KUDUS DAN MULIA NAMA-MU HALLELUYA… HALLELUYA KU SEMBAH KAU YESUS KU SEMBAH KAU

kidung.com

Lagu-lagu kristen sekarang sangatlah berbeda dengan lagu-lagu beberapa puluh tahun lalu. Zaman sekarang liriknya kadang memang sepintas terlihat benar-benar memuji, meninggikan dan berfokus pada Tuhan. Namun apabila kita cermati maka tidak jarang terselip kata-kata yang pada akhirnya kembali kepada "aku", berkat"ku", anugerah"ku",dlsb, yang sejenis itulah.

Ada beberapa lagu yang mengharapkan berkat lebih daripada Yesus. Terkesan memuji Dia hanya untuk berkat dan kelepasan dari masalah, seperti menyogok begitu. Meskipun Tuhan tidak bisa disogok, namun lirik lagu yang mengalihkan dari berfokus kepada Yesus telah berpotensi membuat iman jemaat "sakit" alias tidak sehat.

Terus terang kebanyakan lagu Kristen sekarang mengandung nada-nada cengeng yang mengarah kepada mengasihi diri sendiri dan berfokus kepada masalah atau berkat saja. Maaf jika ada yang tersinggung, namun saya hanya akan berusaha meluruskan sesuai Alkitab saja.

Membawakan lagu pujian di depan jemaat sama saja mengkotbahi mereka, dengan media musik tentu saja. Jadi pelayanan ini sesungguhnya sangat serius. Di Alkitab, para tokoh iman dalam berkotbah dan menyanyi selalu mengajak untuk berfokus kepada Tuhan saja, bukan mujizat atau masalah. Tuhan dan hanya Tuhan saja. Tak heran sikap seperti ini menghasilkan umat kristen yang tangguh terhadap berbagai masalah, bahkan aniaya hebat terhadap iman mereka sama sekali tidak melemahkan iman mereka, malahan justru memberi semacam "bensin" kepada iman mereka untuk makin terbakar dan bersungguh-sungguh mengiring Tuhan Yesus.

Ini video lagu "Bri Puji" oleh UX Band

0 komentar: